Dahsyatnya Otak Tengah
Dahsyatnya Otak Tengah. Aktivasi otak tengah adalah fenomena baru di Indonesia. Kurang lebih enam bulan lalu, aktivasi otak tengah untuk anak usia lima hingga lima belas tahun mulai meramaikan workshop edukasi dan perkembangan otak anak. Inikah cara instan menjadikan anak Anda genius dan ”hebat”?
Di Malaysia, otak tengah dikenal sejak lima tahun lalu. Bahkan oleh pemerintah Malaysia, aktivasi otak tengah langsung direspons positif, terkait pengembangan pendidikan anak-anak. Sedangkan di Indonesia, aktivasi otak tengah dikenalkan David Ting dari negeri jiran.
Sementara di Jepang, sudah lebih dari 40 tahun silam aktivasi otak tengah telah teruji dan terbukti. Namun, Negeri Sakura itu tidak membuka rahasia teknik aktivasi ke publik di luar Jepang.
Pembedaan adanya otak kiri dan otak kanan umum kita kenal. Otak kiri dikenal berperan pada logika, pembelajaran bahasa, angka, tulisan, dan hitungan. Sedangkan otak kanan berperan pada daya kreativitas, imajinasi, dan lainnya. Nah, otak tengah (mesencephalon) berfungsi sebagai jembatan penghubung antara otak kanan dan otak kiri. Selain itu, otak tengah berfungsi sebagai keseimbangan.
Otak tengah juga diyakini sebagai perkembangan pertama dalam pertumbuhan janin. Otak tengah adalah bagian terkecil dari otak yang berfungsi seperti stasiun relai untuk informasi pendengaran dan penglihatan. Otak tengah juga berperan untuk meningkatkan kemampuan mengasihi orang lain.
Otak tengah tidak saja bisa diaktifkan secara ”manual”, tapi juga aktif secara alami. Orang-orang yang otak tengahnya aktif secara alami biasanya disebut orang-orang dengan kemampuan luar biasa. Misalnya, tunalnetra yang bisa ”melihat” dimungkinkan otak tengahnya aktif secara alami.
Otak tengah sudah lama masuk ranah penelitian medis kedokteran. Penelitian otak tengah berhubungan dengan frekuensi gelombang otak (alpha hingga tetha) yang dikenal bisa mengondisi tubuh manusia menjadi rileks dan nyaman.
Sesuai penamaan, otak tengah terletak di posisi tengah di antara otak kiri dan kanan. Otak tengah mendominasi perkembangan otak secara keseluruhan. Di dalam kandungan, ukuran otak tengah, jika dibandingkan dengan bagian otak lain, paling dominan. Bahkan, bayi dalam kandungan diduga dapat melihat keluar rahim ibunya lewat perantara otak tengah (hlm 79-80).
Metode mengaktifkan otak tengah oleh GMC (Genius Mind Consultancy) itu dilakukan dengan komputerisasi, bermain, dan mendengarkan suara. Penulis buku ini meyakini keberhasilan pengaktifannya hingga 90 persen.
Dalam buku ini, Hartono menyebutkan, bila otak tengah telah diaktifkan, daya konsentrasi akan meningkat, kemampuan fisik dalam olahraga akan berkembang, otak kanan dan kiri lebih seimbang, ada keseimbangan hormon, serta daya intuisi meningkat. Terkait mental anak, manfaat secara umum otak tengah, anak yang hiperaktif bisa duduk dengan tenang. Anak yang diam menjadi lebih aktif.
Efek-efek yang ditimbulkan setelah otak tengah diaktifkan bermacam-macam dan masing-masing anak tidak dapat disamakan. Misalnya, ada yang dominan dengan intuisinya, seperti bisa memprediksi kejadian masa mendatang, membaca warna dengan mata tertutup, dan sebagainya.
Ada efek ”ajaib” yang ditimbulkan setelah otak tengah anak diaktifkan. Salah satunya bisa mendeteksi penyakit, menerima sinyal firasat, menebak kartu, mewarnai tanpa melihat, dan lainnya. Namun, efek di sini tidak dimaksudkan untuk mengarahkan anak menjadi pesulap atau cenayang. Sekali lagi metode tutup mata dimaksudkan untuk melatih otak tengah yang telah diaktifkan agar tidak tertidur lagi.
Hanya, mengapa otak tengah tidak diaktifkan saat usia anak 0 hingga 5 tahun atau di atas usia 15 tahun, tidak dijelaskan secara rinci. Hartono (penulis buku ini) mengatakan bahwa sangat mungkin setelah usia 15 tahun, otak tengah akan sulit diaktifkan.
Dalam buku ini juga tidak dipaparkan bagaimana cara mengaktifkan otak tengah secara khusus dan detail untuk mendapatkan gambaran yang terang. Untuk menutupi kekurangan itu, Hartono coba menunjukkan secara audiovisual lewat video penyerta dan alamat-alamat website pendukung informasi otak tengah. Dalam video tersebut, didokumentasikan demo anak-anak yang telah diaktifkan otak tengahnya. Selain itu, video penyerta berisi wawancara dan testimoni dari orang tua yang otak tengah anak-anaknya diaktifkan.
Informasi dalam buku ini menambah terobosan baru yang bersinggungan dengan dunia edukasi dan perkembangan kecerdasan anak. Namun, biaya aktivasi otak tengah yang relatif mahal bisa menjadi kendala di kalangan masyarakat menengah-bawah. Nah, semestinya, hasil penelitian yang sudah teruji dan terbukti itu direspons pemerintah, baik melalui departemen pendidikan nasional maupun dinas kesehatan. (*)
Video youtube tentang Dahsyatnya Otak Tengah
Judul Buku: Dahsyatnya Otak Tengah
Penulis: Hartono Sangkanparan
Penerbit : Visimedia
Cetakan: Pertama, 2010
Tebal: xvi + 148 halaman
*) Adi Baskoro, pembaca buku dan pemiliki blog rumahmatahari.com
Sumber Artikel : http://jawapos.co.id/mingguan/index.php?act=detail&nid=122309
Sumber Video : Youtube.Com


21 Comments #Dahsyatnya Otak Tengah#
cara melatih otak tengah
Saya pernah dengar tentang otak tengah yang tidak lain fungsinya menambah kecerdasan cara berpikir. Sedikit berpartisipasi saya mengenai fungsi otak tengah yang berfungsi sebagai alat pengindraan yang luar biasa yang mungkin bisa juga disebut supernatural.Pengetahuan saya tidak begitu bantak tahu tentang kaidah otak tengah dan yang lain-lain. Sedikit saran dari saya pengaktifan otak tengah itu bukan hal sembarangan dan harus dilakukan dengan pengetahuan yang benar oleh yang mengaktifkan, mempunyai lembaga atau organisasi yang disahkan oleh negara agar bisa dipertanggung jawabkan. Seorang guru tidak akan mengaktifkan otak tengah dengan sembarangan dan tentunya melihat kemampuan dan efek selanjutnya berikut dengan pemantauan yang ketat. Mengapa demikian?, karena hal itu akan mempengaruhi kejiwaan murid dan alam sekitarnya, yang tentunya bukan alam manusia. Kalau dibilang bahwa otak tengah bisa menghasilkan frekwensi dan bisa berhubungan dengan hal-hal yang tak dapat dirasakan oleh manusia biasa, berarti suatu saat akan bertemu berbagai alam yang tak tampak atau disebut dengan alam gaib yang jelas ada dan di ciptakan oleh Tuhan yang maha pencipta. Yang ditakutkan adalah banyak sekali contoh negatif yang mengakibatkan seseorang menjadi kelainan jiwa karena tidak sanggup menggapai dan menanggapi suatu respon dari alam lingkungan yang merespon otak tengahnya. Efek yang lain hal pengaktifan otak tengah, Yang ditakutkan sebagai seorang muslimin hal itu akan menimbulkan seseorang menjadi bersekutu dengan makhluk gaib karena tidak sanggup menahan godaan yang bersufat terus bertambah dan meningkat menandingi kemampuan akal dan pengertian seseorang yang mempunyai keterbatasan akhlaq dan budi pekerti. Godaan syetan tidak mengenal lelah hingga manusia tersesat dan masuk neraka. Dalam hukum islam menyeru agar manusia tidak menyekutukan Tuhan, dan hanya kepada Allah.swt tempat memohon. “Chi”
Di Indonesia sudah banyak lembaga-lembaga yang membahas dan mengkaji tentang sumber daya tenaga inti atau yang lebih ilmiah lagi sering disebut banyak orang dalam materi ilmiah energi metafisika. Tetapa apakah bermagaimacam lembaga dan perguruan itu sudh mempunyai badan hukum yang mampu untuk melindungi dan bisa dijadikan wadah agar bisa bertanggung jawab terhadap semua kegiatan dan efeksamping dari aktifitas itu?, tapi yang jelas saya tahu diantara mereka sudah ada yang mempunyai perijinan yang sah dan mempunyai badan perlindungan yang sah pula. Banyak sekali anugrah dari Allah.swt yang bisa dijadikan alat untuk menggapai kehidupan ini, Meta fisika termasuk materi yang bagus untuk dikaji terlebih2 bagi para kaum pelajar Indonesia saat ini. Populer energi metafisika adalah manfaat getaran lembut yaitu “lao gong”, adalah suatu ilmu yang tenaga inti yang dibahas dlam pelajaran tie koang? yang mana orang Indonesia sering menyebutnya Chi koang. Ilmu ini sudah banyak diterapkan dalam strategi pengobatan, yaitu dengan merangsang syaraf-syaraf pada bagian tubuh tertentu. Syaraf yang mungkin sudah tidak aktif akan berfungsi dengan baik kembali. Manfaat lain dari belajar ilmu tenaga inti adalah terdapat berbagai macam sistim meditasi yang salah satunya adalah fungsi relaksasi sehingga tubuh yang capek akan mudah diobati, tidur tidak perlu lama karena yang dibutuhkan adalah pemulihan urat syaraf tubuh sehingga darah bekerja dengan sempurna setelah bangun tidur. Tentunya semua itu memerlukan latihan yang tekun dan rutin disertai bimbingan yang benar pula, karena mengingat resiko yang sangat berbahaya pula. Hal yang tidak diharapkan kita semua adalah jangan sampai suatu pelajaran yang seharusnya menjadi bekal malah menjadi suatu beban mental, atau melanggar aturan baik aturan agama ataupun aturan lingkungan sekitarnya. Belajar ya belajar tetapi harus tahu saat-saat dimana kita harus menerapkannya dan dimana kita tidak bileh menerapkan. Biasanya seseorang yang terobsesi suatu materi yang dikaji bawaanya kesana kemari berambisi menerapkan kemampuamnya, parahnya lagi tidak bisa menguasai emosional yang menjangkit dipikirannya. Lalu apa yang terjadi dilingkungan sekitarnya?. Coba kita pikirkan seandainya disekitar kita ada koloni atau istana jin dan makhluq gaib, dan mereka terganggu karena gejolak aktifitas kita. Jawabanya; “marah bukan?”. Saya pribadi sebenarnya hanya memberikan masukan yang saya anggap penting dalam prilaku agar tatanan hidup kita sebagai manusia/nas menjadi saling berteman dan semakin akrab. Sebagaimanusia biasa dalam komentar ini saya tidak mau tahu tentang urusan gaib bagaimanapun wujudnya dan semua yang mereka sandang. Karena rahasia gaib hanya di tangan Allah.swt semata. Dan saya takut akan terjerumus dalam lembah kemusyrikan baik sadar maupun tidak sadar. Semoga bermanfaat bagi rekan-rekan sekalian dan salam sejahtera. By:”luq_man_kla_x”
otak tengah……………..????
knp hrs bersinggungan dg gaib..?
semua itu menggunakan gelombang otak…
kalo mau ke arah supranatural, cenayang, paranormal tinggal cari guru spiritual aja, menyatukan hati dan gelombang otak bereskan…
sedang GMC kan hanya bermuara pd gelombang otak aja..jd ga perlu berlebihanlah menilai aktivasi otak tengah ke arah gaib…
muhroyi
Pelatihan Aktivasi Otak Tengah di Kota SOLO, SRAGEN, KLATEN, WONOGIRI, BOYOLALI Hub.(0271) 707 4948 Alamat Kantor Resmi Jl.Perintis Kemerdekaan no.45 Laweyan Solo
“Iya aku nggak berlebihan”, aku mencoba memaparkan yang sudah banyak orang lakukan diwaktu latihan agar berhati-hati. Jangan sampai semua itu menjadi merusak badan. Bagi yang masih berumur muda kan harus mempelajari banyak hal lagi agar berpengetahuan luas. Banyak kok yang belajar seperti itu malah otaknya nggak waras, jadi malah banyak hal-hal penting lainnya tidak terpelajari.
apakah orang buta dapat melihat setelah mengaktivkan otak tengahnya ???
dan sebenarnya bagaimanakah cara cara untuk mengaktivasi otak tengah ???
tolong jawab lengkap ???
sya mao tanya di mana tmpat terapi otak tangah di samarinda (Kaltim) ?
Thenks!!
Anak saya umur 15 th ikut GMC di UI Depok. Alhamdulillah juara no.1. Tentang kemampuan yang diperolehnya banyak yang sudah tahu dan bisa dilihat di banyak website tentang hal ini. Pokoknya luaar biasa. Silahkan yang masih punya anak s/ usia 15 th masaih eligible untuk ikut. Buanyak manfaatnya kok. Saya sudah menduga akan banyak komentar2 aneh2 dan cenderung negatif dari saudara2 kita yang sulit menerima hal2 baru yang diluar dari yang diyakininya. Mbok dicari positifnya, hindari negatifnya. Lha wong yang punya ilmu yaitu Jepang cenderung merahasiakan karena takut tersaingi kemampuannya, lha kok ada yang bernada sumbang, ya kebeneran kata mereka.
Kapan kita bisa maju ya kalu sikap mental selalu negatif duluan ……
Sebetulnya enggak aneh-aneh, aku juga menyadari tentang keagungan ilmu ilmu seperti itu, bahkan banyak juga yang berpendapat sebagian besar manusia hanya menggunakan fungsi otaknya 15% kalau nggak salah (mohon maaf aku nggak ingat kata-kata mereka itu). Dan bagi orang-orang yang masih asing tentang hal tersebut tentunya rasa penasarannya sangat tinggi, makanya cenderung ingin mengetahui lebih dalam.
Rasanya nggak ada salahnya kalau memberikan argumentasi di blog saudara ini, karena aku juga berniat untuk memberikan suatu pandangan agar pandangan rekan-rekan akan bertambah luas dibidang ini pada akhirnya. Nah itulah sedikit harapan dari saya.
Semua ilmu yang dipelajari agar tidak bersifat mentah dan melemahkan ilmu penting lainnyakan.
Aku sendiri menyadari bukan seorang yang mahir dan ahli dalam hal ini, mungkin disebabkan karena keterbatasan saya dalam memahaminya, mungkin juga karena keterbatasan waktu saya untuk beraktifitas sehari-hari saubat. Karena menurutku ilmu seperti itu bukan seperti ilmu dalam sekolahan yang bukunya tebal, bukan hanya diceritakan lalu orang bisa melakukannya. Tentunya butuh dukungan fisik dan mental yang terjangkau. Harapan saya semoga para murid-muridnya sukses dalam belajar, siapa yang melarang?.
Ok tak tambahi lagi komentar saya, Apakah enggak lebih baik berlatih fisik dulu misalnya: pencak silat, atau yang lainnya. Menurut cerita juga nich, ilmu-ilmu yang bersifat supernatural juga membutuhkan wadah yang cukup. Sehingga dengan keahliannya mengolah fisik tentunya akan bisa lebih menguasai aral bagi yang ingin mahir dibidang ilmu sepranatural. “I am sory ide”
Saya sangat setuju metode aktivasi otak tengah ini sangat2 bermanfa’at…… hanya sayang…. kenapa metode ini tidak di sebarkan lebih secara umum lagi,lewat sekolah2 contohnya.karena sekarang ini baru di ajarkan di tempat khusus/kursus,jumlah tempatnya pun masih sangat terbatas.dan BIAYA nya relatif MAHAL bagi sebagian masyarakat.Mudah2an untuk kedepannya bisa lebih baik lagi….. Terima kasih
Bagaimana akibatnya kalau yang diajarin kurang mampu sehingga terjadi kesalahan?, apakah kesalahan itu bisa berakibat fatal dengan organ2 tubuh kita. Misalkan: syaraf, hati, jantung, ginjal, empedu dan linfa.
Setahu saya dalam strategi dan teknik ilmu beladiri yang mengandalkan organ dalam biasanya menggunakan tata gerak, tata nafas, dan olah pikir konsentasi. Memang seandainya semua itu diolah dengan benar akan membangkitkan kinerja orga-organ tubuh yang maksimal.
Bagaimana seandainya tatanannya salah misalnya mengalirkan suatu tenaga pada bagian-bagian dan syaraf-syaraf yang lemah. Bukankah itu akan merusak bagian tersebut, sehingga fungsi sarap malah tidak tepat?. Sedangkan kalau kita sadari dalam melakukan aktifitas sehari-hari apabila otak kita bekerja sangat maksimal tentunya juga berpengaruh pada organ tubuh yang lain dan bisa mengakibatkan sakit.
Aku juga sependapat kepada lembaga-lembaga yang mengembangkan ilmu- organ dalam. Sebaiknya ilmu tersebut dikasihkan kepada orang-orang yang sudah dewasa yang akalnya sudah mampu dan fisikya sudah kuat.
Trimakasih, semoga bermanfaat bagi semuanya.
iya ya,, bagusnya kalo mulai dikembangkan dlam kerikulum pendidikan,, jadi metode pembelajaran dan juga materi yang mendukung up grade fungsi otak kanan dirumuskan (dimasukkan) dalam perancangan kurikulum pendidikan, esp u sekolah dasar (anak2 usia 6-11 tahun) pas banget deh kayaknya. mudah2an ini bisa berkontribusi sangat baik untuk pendidikan negri ^^ Amiin ^^
sangat bagus untuk aktifasi midbrain ini dan hasilnya sangat membantu orang tua juga dalam mendidik,membimbing dan mengarahkan anak2 kita,kalaupun ada ada negatifnya ya orang tualah yang harus extra keras meluruskanya karena bagaimanapun juga tetaplah orang tua yang bertanggung jawab terhadap anak anaknya,kita harus bersyukur dapat ilmu lagi ternyata ada metode pengaktifannya semoga ALLOH selalu melindungi kita semua dan selalu membimbingnya ke jalan yang diridloiNYA
Belajar ya belajar, tapi jaga baik-baik dong nafsunya.
saya sangat tertarik dengan aktifasi otak tengah ini, mengingat saya yang sering lupa. adakag sesi untuk dewasa?
Saya ingin share sedikit buat teman-teman soal aktifasi otak tengah yang lagi marak,
Saya explore soal otak tengah ini baru beberapa hari yang lalu, bukunya saya baca abis dan surfing di internet soal itu semua. Soal aktifasi otak tengah, hasil akhirnya saya yakin baik dan positif. Biaya mahal? juga tentunya didukung dengan pembangunan persepsi tertentu, wajar saja, itu kan bisnis semata, sah-sah saja kalo ditinjau dari sisi dagangnya. Dari sisi idealisme yang digembor-gemborkan untuk meningkatkan generasi penerus bangsa yang lebih berkualitas, rasanya agak lip service. Karena sebagian besar anak-anak di seluruh Indonesia tidak akan bisa menikmati bantuan aktifasi ini, kecuali mereka punya duit.
Saya mencoba menganalisis metoda apa sih yang digunakan dalam aktifasi ini?. Saya mulai berfikir bahwa anak usia 5-15 tahun memiliki otak dan daya fikir yang lentur, sensitif, polos, terbuka terhadap hal baru, juga cukup berenergi.
Saya mencoba melakukan percobaan sederhana dengan keyakinan bahwa metoda psikologi yang digunakan akan bisa membantu. Saya membuat beberapa kartu dengan warna tertentu dengan angka dan gambar tertentu pula.
Saya punya anak umur 9 tahun dan 13 tahun. Kemarin saya melakukan percobaan sederhana terhadap mereka. Saya buat/ngeprin beberapa kartu pada karton tebal di kantor. Sepulangnya dari kantor, saya langsung menemui anak saya yang 9 tahun, yang sedang beres-beres buku pelajaran buat besok. Secara tiba-tiba, saya menunjukkan kartu tertentu kepada anak saya tersebut, dibalik (kartu dari karton tebal, tidak mungkin nerewang dan saya letakkan ditelapak tangan saya). Saya katakan,”Coba tebak kartu ini warna apa dan ada gambar atau angka berapa?. Coba konsentrasi, liat kartunya dengan pikiran…, boleh merem supaya lebih konsen….,apa yang terlihat?.”
Secara mengejutkan dan membuat saya melonjak girang, anak saya dapat menebak kartu dengan benar. Saya mengarahkan anak saya agar berusaha konsentrasi dan melihat dengan pikiran. “….Warna biru….., kayak angka 3…- lirih, sambil ragu-ragu -”. Dan tepat apa yang dilihat anak saya. Saya coba tanya apa yang dilihat dalam pikiran? Anak saya menjawab,”Angka tiga makin gede…makin gede…” (mungkin maksudnya angka 3 itu semakin jelas terlihat). Beberapa kali saya lakukan dengan kartu yang berbeda lagi, dan tepat juga apa yang dilihat oleh pikiran anak saya.
Sekitar jam 7 malam, anak saya yang umur 13 thn pulang bersama ibunya. Dia langsung ke dapur ambil makan. Sebelum keluar dari dapur saya cegat dan saya sodorkan kartu kuning bergambar gitar, dibalik, diletakkan ditelapak tangan saya.
Dia terheran-heran. Lalu saya katakan,” Coba tebak ini kartu warna apa dan ada gambar apa?”. Sayapun mengarahkannya untuk berkonsentrasi, melihat dengan pikiran, boleh merem supaya bisa lebih berkonsentrasi……”Lihat dengan pikiran, apa yang dilihat, muncul gambar apa? coba terus….”. Anak saya menjawab,”Kayak ada batang gitu….,kuning….eh…orange.” Agak lama terdiam, lalu dia menjawab,”Gitar…? dengan nada tanya. Memang benar gitar itu warnanya orange dengan latar kuning.
Saya katakan kepada kedua anak saya bahwa permainan tadi untuk melatih konsentrasi supaya bisa lebih konsentrasi ngikutin pelajaran di sekolah.
Tak lama, percobaan berikutnya saya lakukan lagi. Ketika anak saya yang 13thn tersebut lagi asyik makan, saya sodorkan kartu lain. Saya katakan,”Nyantei aja sambil makan, tapi tetep harus bisa konsentrasi liat kartu apa ini?”. Sambil makan dan kepedesan (seuhah), sesekali melirik ke kartu, dia menjawab, meski agak lama,” …Biru ya?…..tujuh?”. Benar, kartu itu warna biru dengan angka 7 ditengahnya.
Yang saya lakukan adalah mengajak anak untuk berkonsentrasi dan melihat dengan pikiran, itu saja.
Pada kartu dengan gambar kupu-kupu bergaya water painting/ekspresif penuh warna, kurang bisa dibaca bentuknya keseluruhannya. Hanya digambarkan belepotan bulat-bulat. Mungkin sebaiknya pada tahap awal gambar obyek harus blok dan tegas.
Lalu bersama ibunya saya uji lagi sambil ngobrol dan guyon/canda. Ketika dengan ibunya sedang ngobrol dan debat soal rias rambut, sangat terlihat dia tidak konsen terhadap kartu (saya yakin minat dalam pikirannya adalah soal rias rambut), tebakanyapun meleset dan diapun cuek-cuek aja asyik ngobrol sambil nyisir rambut.
Satu kali lagi saya uji sambil mengingatkan harus bisa konsentrasi meski sambil ngobrol. Kartu saya letakkan di atas kasur. Dia tidak menjawab – sambil nengok/lirik kiri-kanan, atas-bawah tanpa memejamkan mata dia (mimik membayangkan sesuatu) menggambarkan dengan ujung jarinya membentuk lingkaran. Dan memang kartu itu gambar lingkaran.
Ibunya cuma bengong terheran-heran.
Saya bukan pakar, hanya orang biasa yang penasaran.
Jadi, konsentrasi dan membiarkan pikiran kita bekerja dengan baik adalah kunci.
Salam,
Anom
Wah hebat sekali……, tapi anaknya atau bapaknya sih yang hebat?. Suatu yang mungkin terjadi adalah bayangan gambar yang terdapat pada otak si bapak terekam oleh otak si anak karena ada gaya elektromagnetis dari sang ayah yang mengajak serta mempengaruhi otak sehingga gambar yang ada di otak sang ayah menular pada otak sang anak. Bersamaan dengan itu sang ayah menyuruh-nyuruh untuk menggambar, mengingat, dan lain-lain.
Berapa besar sih daya ingat atau memori seorang anak?, memori yang sedikit itu belum mempunyai daya pikir dan berakal yang secara luas. He……he.. jadi seperti pencucian otak aja ya, otak bisa diinjek dengan berbagaimacam intruksi lalu isa menuruti kehendak sang pembicara.
Benar gak otak tengah memang bisa diaktifi… Klo memang benar kenapa gak jadi kurikulum disekolah2 dasar dinegeri ini,, biar anak INDONESIA nanti nya jadi anak Jenius dan jadi kebanggaan bangsa INDONESIA. Dan kenapa BIAYA nya sangat MAHAL
Salam
Abdie
assalamualaikum ..
Mas bagaimana sih caranya mengaktif kan otak tengah secara cepat pada usia anak 13 tahun tanpa privat ?
Mohon di jelaskan .
Dan mohon d balas