Umar Patek Pimpinan Teroris Selanjutnya. Pasca tewasnya gembong teroris seharga USD10 juta Yahya Ibrahim alias Joko Pitono, alias Amar Usman, alias Dulmatin, bukan berarti Indonesia aman dari ancaman terorisme.

Teroris Terbaru

Ancaman teroris itu akan tetap ada dan bahkan bisa lebih menakutkan dari sebelumnya. Hal itu dikarenakan kian tumbuhnya perasaan dendam mendalam di hati para teroris terhadap polisi yang telah menewaskan rekan mereka.

“Setelah Dulmatin tidak ada, Umar Patek-lah amir (pemimpin) berikutnya. Sebagai seorang amir dia akan aktif seperti Dulmatin untuk berkoordinasi, menjalin network, menyiapkan persenjataan, dan kaderisasi,” ujar pengamat terosisme Mardigu Wowiek Prasetyo melalui perbincangan dengan okezone, Jumat (12/3/2010) malam.

Menurutnya, Umar Patek yang merupakan pria blasteran Jawa-Arab itu sama bahaya nya dengan Dulmatin karena keduanya memiliki hubungan pertemanan yang sangat erat. “Mereka (Umar-Dulmatin) berpengalaman di Afghanistan dan Mindanao. Keduanya sebenarnya sejajar, yang membedakan hanya fungsinya,” terang Mardigu.

Dulmatin alias Ammar Usman alias Joko Pitono kuat perannya sebagai koordinator lapangan, pengumpul dana, dan perakit bom. “Sedangkan Umar, cerdas dalam menyusun strategi perang dan spionase (penyamaran),” tandasnya.

Setelah penggerebekan dua lokasi di Pamulang, Tangerang Selatan, disinyalir pergerakan teroris akan menghilang untuk sementara waktu, dan akan kembali pada waktu yang sulit diprediksi.

“Saat ini mereka tiarap. Mereka memiliki dogma bila mereka maju perang terbuka pasti akan kalah. Haram bagi mereka untuk maju, karena itu sama saja bunuh diri,” paparnya.

Lebih lanjut Mardigu menjelaskan, ada kemungkinan Umar kabur dari Indonesia. “Kemungkinan dia lari (ke luar negeri) sangat mungkin,” pungkasnya.

Seperti diwartakan, gembong teroris Dulmatin tewas dalam penggerebekan Densus 88 di sebuah Warnet Multiplus di Jalan Siliwangi, Pamulang, Tagerang, Selasa 9 Maret lalu.

Selain menembak mati Dulmatin, tidak berselang lama Densus 88 juga menggerebek sebuah rumah milik Fauzi di Gang Asem, Jalan Setiabudi, Pamulang yang hanya berjarak tiga kilometer dari penggerebekan pertama. Dua orang pengawal Dulmatin, yakni Ridwan dan Hasan ditembak mati serta dua orang lainnya ditangkap hidup-hidup.

Sumber artikel Okezone.com

Sumber gambar goblogit.wordpress.com

Umar Patek Pimpinan Teroris Selanjutnya

Tags : PROFIL UMAR PATEKTerorisumar patekumar patek teroris